Tilawah · 32:1–30 · 67:1–30
Tilawah As-Sajdah dan Al-Mulk menjelang tidur
Atur tampilan bacaan
Sebelum membaca
Bacaan tilawah, bukan satu lafaz doa. Keterangan pengamalan dibedakan dari arti ayat. At-Tirmidzi 3404 dinilai hasan oleh Darussalam dan menyebut bacaan dua surat sebelum tidur.
As-Sajdah · 32:1–30
Arti
Surat As-Sajdah. Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. (1) Alif Lam Mim. (2) Turunnya Kitab ini, yang tidak diragukan, berasal dari Tuhan semesta alam. (3) Ataukah mereka berkata bahwa ia mengada-adakannya? Tidak, ia adalah kebenaran dari Tuhanmu, agar engkau memperingatkan kaum yang belum didatangi pemberi peringatan sebelummu, supaya mereka mendapat petunjuk. (4) Allah menciptakan langit, bumi, dan segala yang ada di antaranya dalam enam hari, kemudian bersemayam di atas Arasy. Selain Dia, tidak ada pelindung atau pemberi syafaat bagimu. Tidakkah kamu mengambil pelajaran? (5) Dia mengatur segala urusan dari langit ke bumi, kemudian urusan itu naik kepada-Nya dalam sehari yang ukurannya seribu tahun menurut perhitunganmu. (6) Dialah Yang mengetahui yang gaib dan yang tampak, Yang Mahaperkasa lagi Maha Penyayang. (7) Dia menyempurnakan segala yang diciptakan-Nya dan memulai penciptaan manusia dari tanah. (8) Kemudian Dia menjadikan keturunannya dari sari air yang hina. (9) Lalu Dia menyempurnakannya dan meniupkan ke dalamnya ruh dari-Nya, serta memberimu pendengaran, penglihatan, dan hati. Sedikit sekali kamu bersyukur. (10) Mereka berkata, ‘Apabila kami telah lenyap dalam tanah, apakah kami akan diciptakan kembali?’ Bahkan mereka mengingkari pertemuan dengan Tuhan mereka. (11) Katakanlah, ‘Malaikat maut yang ditugaskan kepadamu akan mengambil nyawamu, kemudian kamu dikembalikan kepada Tuhanmu.’ (12) Sekiranya engkau melihat orang-orang berdosa menundukkan kepala di hadapan Tuhan mereka: ‘Ya Tuhan kami, kami telah melihat dan mendengar. Kembalikanlah kami agar kami beramal saleh; kini kami sungguh yakin.’ (13) Sekiranya Kami menghendaki, Kami dapat memberi setiap jiwa petunjuknya. Namun ketetapan-Ku telah pasti: Aku akan memenuhi Jahanam dengan jin dan manusia bersama-sama. (14) Maka rasakanlah akibat melupakan pertemuan pada harimu ini; Kami pun mengabaikanmu. Rasakanlah azab kekal karena apa yang dahulu kamu kerjakan. (15) Yang beriman kepada ayat-ayat Kami ialah mereka yang, ketika diingatkan dengannya, tersungkur bersujud dan bertasbih memuji Tuhan mereka tanpa menyombongkan diri. (16) Lambung mereka jauh dari tempat tidur; mereka berdoa kepada Tuhan dengan takut dan berharap, serta menginfakkan sebagian rezeki yang Kami berikan. (17) Tidak ada jiwa yang mengetahui kebahagiaan yang disembunyikan bagi mereka sebagai balasan atas amal mereka. (18) Apakah orang beriman sama dengan orang fasik? Mereka tidak sama. (19) Orang yang beriman dan beramal saleh mendapat taman-taman tempat tinggal sebagai sambutan atas apa yang mereka kerjakan. (20) Adapun orang fasik, tempat mereka adalah neraka. Setiap hendak keluar, mereka dikembalikan dan dikatakan, ‘Rasakanlah azab neraka yang dahulu kamu dustakan.’ (21) Kami akan membuat mereka merasakan azab yang dekat sebelum azab yang lebih besar, agar mereka kembali. (22) Siapakah lebih zalim daripada orang yang telah diingatkan dengan ayat-ayat Tuhannya, lalu berpaling? Sungguh, Kami memberikan pembalasan kepada orang-orang berdosa. (23) Sungguh, Kami telah memberi Musa Kitab; janganlah engkau meragukan pertemuan itu. Kami menjadikannya petunjuk bagi Bani Israel. (24) Kami menjadikan di antara mereka pemimpin yang memberi petunjuk dengan perintah Kami ketika mereka bersabar dan meyakini ayat-ayat Kami. (25) Tuhanmu akan memutuskan di antara mereka pada hari Kiamat tentang apa yang mereka perselisihkan. (26) Tidakkah menjadi petunjuk bagi mereka bahwa Kami telah membinasakan banyak generasi sebelum mereka, yang tempat tinggalnya mereka lalui? Di dalamnya terdapat tanda-tanda. Tidakkah mereka mendengar? (27) Tidakkah mereka melihat bahwa Kami mengalirkan air ke tanah tandus, lalu menumbuhkan tanaman yang dimakan ternak mereka dan mereka sendiri? Tidakkah mereka melihat? (28) Mereka berkata, ‘Kapan keputusan itu tiba, jika kamu benar?’ (29) Katakanlah, ‘Pada hari keputusan itu, iman orang-orang kafir tidak berguna bagi mereka dan mereka tidak diberi penangguhan.’ (30) Maka berpalinglah dari mereka dan tunggulah; mereka pun sedang menunggu.
Al-Mulk · 67:1–30
Arti
Surat Al-Mulk. Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. (1) Mahaberkah Dia yang di tangan-Nya seluruh kerajaan; Dia Mahakuasa atas segala sesuatu. (2) Dia menciptakan mati dan hidup untuk menguji siapa di antara kamu yang terbaik amalnya. Dia Mahaperkasa lagi Maha Pengampun. (3) Dia menciptakan tujuh langit berlapis-lapis. Tidak akan engkau lihat ketidakseimbangan dalam ciptaan Yang Maha Pengasih. Pandanglah kembali: adakah engkau melihat keretakan? (4) Lalu ulangilah pandanganmu; pandangan itu akan kembali kepadamu dalam keadaan tidak menemukan cacat dan kelelahan. (5) Kami menghiasi langit yang terdekat dengan pelita-pelita dan menjadikannya alat penghalau setan; bagi mereka Kami menyiapkan azab api yang menyala. (6) Orang yang mengingkari Tuhannya mendapat azab Jahanam, seburuk-buruk tempat kembali. (7) Ketika dilemparkan ke dalamnya, mereka mendengar raungannya sementara ia bergolak. (8) Hampir-hampir ia pecah karena murka. Setiap kali sekumpulan orang dilemparkan, penjaganya bertanya, ‘Bukankah telah datang pemberi peringatan kepadamu?’ (9) Mereka menjawab, ‘Benar, ia telah datang, tetapi kami mendustakan dan berkata: Allah tidak menurunkan apa pun; kamu hanya berada dalam kesesatan besar.’ (10) Mereka berkata, ‘Seandainya kami mendengar atau menggunakan akal, kami tidak akan menjadi penghuni api yang menyala.’ (11) Mereka mengakui dosa mereka. Maka jauhlah penghuni api itu dari rahmat Allah. (12) Orang yang takut kepada Tuhannya meskipun tidak melihat-Nya memperoleh ampunan dan pahala besar. (13) Rahasiakan atau nyatakanlah perkataanmu; Dia mengetahui segala isi hati. (14) Bukankah Dia yang menciptakan mengetahui? Dia Mahahalus lagi Maha Mengetahui. (15) Dialah yang menjadikan bumi mudah bagimu. Jelajahilah penjurunya dan makanlah rezeki-Nya; kepada-Nya kamu dibangkitkan. (16) Apakah kamu merasa aman dari Dia yang di atas langit, bahwa Dia tidak akan membenamkanmu ke dalam bumi, lalu bumi berguncang? (17) Ataukah kamu merasa aman dari Dia yang di atas langit, bahwa Dia tidak akan mengirimkan badai berbatu kepadamu? Kelak kamu mengetahui akibat peringatan-Ku. (18) Orang-orang sebelum mereka pun telah mendustakan. Betapa dahsyat pengingkaran-Ku terhadap mereka! (19) Tidakkah mereka melihat burung-burung di atas mereka membentangkan dan mengatupkan sayap? Hanya Yang Maha Pengasih yang menahannya. Dia melihat segala sesuatu. (20) Siapakah yang menjadi pasukanmu untuk menolongmu selain Yang Maha Pengasih? Orang-orang kafir hanya berada dalam tipuan. (21) Siapakah yang dapat memberimu rezeki jika Dia menahannya? Namun mereka terus bertahan dalam kesombongan dan menjauh dari kebenaran. (22) Apakah orang yang berjalan tertelungkup lebih mendapat petunjuk, atau orang yang berjalan tegak di jalan yang lurus? (23) Katakanlah, ‘Dialah yang menciptakanmu dan memberimu pendengaran, penglihatan, dan hati. Sedikit sekali kamu bersyukur.’ (24) Katakanlah, ‘Dialah yang menyebarkanmu di bumi; kepada-Nya kamu dikumpulkan.’ (25) Mereka berkata, ‘Kapan janji itu terwujud, jika kamu benar?’ (26) Katakanlah, ‘Pengetahuan itu hanya ada pada Allah. Aku hanyalah pemberi peringatan yang jelas.’ (27) Ketika mereka melihatnya sudah dekat, wajah orang-orang kafir menjadi muram dan dikatakan, ‘Inilah yang dahulu kamu tuntut.’ (28) Katakanlah, ‘Bagaimana pendapatmu jika Allah membinasakan aku dan orang yang bersamaku, atau merahmati kami? Siapakah yang akan melindungi orang-orang kafir dari azab pedih?’ (29) Katakanlah, ‘Dialah Yang Maha Pengasih. Kami beriman kepada-Nya dan bertawakal kepada-Nya. Kelak kamu mengetahui siapa yang berada dalam kesesatan nyata.’ (30) Katakanlah, ‘Bagaimana pendapatmu jika airmu meresap ke dalam tanah? Siapakah yang dapat mendatangkan air yang mengalir bagimu?’
Sumber & telaah
Jami‘ at-Tirmidzi · 3404
Hasan (Darussalam); bacaan surat lengkap
Entri berisi tilawah, bukan satu lafaz doa. Dalil pengamalan ditempatkan di konteks, bukan dicampur ke dalam arti ayat. At-Tirmidzi 3404 dinilai hasan oleh Darussalam dan menyebut bacaan dua surat sebelum tidur.
Buka rujukan sumber ↗Teks Arab: Tanzil 1.1. Ditelaah dengan bantuan AI. Bukan fatwa atau klaim bahwa setiap penilaian hadis disepakati semua ulama.