Tadabur · 26:142–159
Dakwah Saleh dan penolakan kaumnya
Atur tampilan bacaan
Sebelum membaca
Kisah dakwah Nabi Saleh, unta sebagai tanda, dan penolakan kaumnya. Materi tadabur, tanpa menetapkan bacaan doa khusus. Ayat yang menerangkan dzikir atau ruqyah tidak otomatis menetapkan pengamalan khusus ayat itu sendiri.
Al-Qur’an · 26:142–159
Arti
Ketika saudara mereka, Saleh, berkata kepada mereka, 'Tidakkah kamu bertakwa? Sungguh aku adalah rasul yang amanah (diutus) kepadamu. Maka bertakwalah kepada Allah dan taatilah aku. Aku tidak meminta upah kepadamu atas (dakwah) ini; upahku hanyalah dari Tuhan semesta alam. Apakah kamu mengira akan dibiarkan (selamanya) aman dalam kenikmatan yang ada di sini: di tengah kebun-kebun dan mata air, tanaman-tanaman, dan pohon kurma yang buahnya lembut; (seraya) kamu memahat rumah-rumah di gunung dengan penuh keterampilan? Maka bertakwalah kepada Allah dan taatilah aku. Dan janganlah kamu menaati perintah orang-orang yang melampaui batas, yang berbuat kerusakan di bumi dan tidak mengadakan perbaikan.' Mereka menjawab, 'Sungguh kamu hanyalah orang yang terkena sihir! Kamu tidak lain hanyalah manusia biasa seperti kami, maka datangkanlah suatu mukjizat jika kamu termasuk orang yang benar.' Saleh berkata, 'Inilah seekor unta betina. Ia mempunyai giliran minum sebagaimana kamu pun mempunyai giliran minum, masing-masing pada hari yang telah ditentukan. Dan janganlah kamu menyentuhnya dengan kejahatan apa pun, niscaya kamu akan ditimpa azab pada hari yang dahsyat.' Tetapi mereka menyembelihnya, lalu mereka menyesal. Maka azab pun menimpa mereka. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat suatu tanda (kekuasaan Allah). Namun kebanyakan mereka tidak beriman. Dan sesungguhnya Tuhanmu, Dialah Yang Mahaperkasa lagi Maha Penyayang.
Sumber & telaah
Al-Qur’an · QS. Ash-Shu'ara: 142-159
Al-Qur’an (bukan penilaian hadis)
Teks Arab: Tanzil 1.1, dipertahankan apa adanya. Tanda ... menandai penghilangan teks dan tidak dibaca. Transliterasi merupakan bantuan baca, bukan panduan seluruh hukum tajwid.
Buka rujukan sumber ↗Teks Arab: Tanzil 1.1. Ditelaah dengan bantuan AI. Bukan fatwa atau klaim bahwa setiap penilaian hadis disepakati semua ulama.